Isi Pertemuan Presiden Buruh Said Iqbal dengan Ganjar Pranowo, Eh Ada Capres Baper. Sindir Anies?

 


Said Iqbal, Presiden Partai Buruh, mengungkapkan isi pertemuan antara dirinya dan bakal capres Ganjar Pranowo.

Pertemuan Said Iqbal dengan Ganjar Pranowo itu terjadi pada saat perayaan May Day 2023 beberapa waktu yang lalu.

Said Iqbal mengungkapkan bahwa mereka berdua melakukan diskusi mengenai Omnibus Law.

“Kami berdiskusi dengan Pak Ganjar mengenai masalah Omnibus Law, tidak ada yang lain,” ujar Said Iqbal, di Jakarta Pusat, Senin, 5 Juni 2023.

Said Iqbal mengatakan bahwa pertemuan tersebut membuat bakal capres lainnya merasa tersinggung atau baper.

Namun, dalam hal ini, Said Iqbal menyatakan bahwa Partai Buruh tetap terbuka untuk berdiskusi dengan calon presiden lainnya.

“Semoga mereka tidak merasa tersinggung. Jika mereka ingin berdiskusi dengan kami, kami terbuka,” ungkapnya.



Rayakan May Day

Sebelumnya, beberapa presiden konfederasi buruh direncanakan bertemu dengan bakal capres dari PDI Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo.

Pertamuan itu digelar bertepatan deangan perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2023.

Pada momen tersebut, Partai Buruh juga telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait penggunaan bendera Partai Buruh sebagai atribut dalam perayaan May Day.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Partai Buruh, Said Iqbal, dalam konferensi pers di Kawasan Kantor BI, Jakarta Pusat, pada hari Senin, 1 Mei 2023.

“Kami sudah memberitahu Bawaslu,” ujar Said Iqbal kepada media.

Meskipun demikian, Said Iqbal berpendapat bahwa pengibaran bendera Partai Buruh saat aksi May Day bukan merupakan bentuk kampanye dari pihaknya, melainkan hanya perayaan May Day.

“Partai Buruh merayakan May Day, bukan melakukan kampanye. Ini adalah perayaan May Day,” tambahnya.

Said Iqbal menjelaskan bahwa pengibaran bendera tersebut hanyalah bentuk sosialisasi.

Sama seperti partai politik lainnya yang juga mengibarkan bendera partai masing-masing.

Bahkan, ia menantang Bawaslu untuk menurunkan bendera partai politik lainnya jika memang dianggap sebagai bentuk kampanye. (Guruh/Pojoksatu)

Post a Comment

Previous Post Next Post