Aktivitas media sosial yang dilakukan Larissa Chou baru-baru ini, yakni menyematkan nama “Gunawan” di belakang namanya, memicu kontroversi.
"Larissa Gunawan", demikian nama baru yang dipasang Larissa di bio Instagramnya. Perubahan ini telah memicu berbagai spekulasi, terutama dalam konteks hubungan asmara atau pernikahan.
Namun, dalam situasi seperti ini, penting untuk memahami nilai-nilai dan norma agama yang mungkin berlaku bagi individu terkait.
Perlu dicatat bahwa dalam beberapa komunitas, khususnya dalam Islam, ada aturan yang mengatur penambahan nama suami di belakang nama istri.
Ada seorang netizen mengingatkan Larissa tentang prinsip ini, dengan menyebutkan bahwa dalam Islam, nama suami tidak boleh ditambahkan di belakang nama istri. Yang diperbolehkan hanya menempatkan nama ayah di belakang nama istri.
“Barangkali cici belum tau, hukum menambahkan nama suami di nama kita itu dalam islam tidak boleh yaa cii. Nama kita hanya boleh ditambah dengan nama ayah kita. Boleh cici search sendiri di Youtube maupun Google yaa," kata netizen itu.
Reaksi netizen ini menunjukkan bahwa banyak orang peduli dengan nilai-nilai agama dan norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari, bahkan di dunia maya.
Meskipun media sosial sering kali berfungsi sebagai platform untuk berbagi informasi pribadi, hal ini juga menjadi kesempatan untuk berbicara tentang nilai-nilai yang dianut individu.
Larissa, dengan sikap yang santun dan terbuka, merespons komentar tersebut dengan ucapan terima kasih atas penjelasan yang diberikan oleh netizen.
Ia menyatakan bahwa ia menyadari aturan tersebut dalam Islam. Namun, dalam penjelasannya, Larissa dengan tegas mengklarifikasi bahwa nama "Gunawan" bukanlah nama suami barunya.
Sebaliknya, "Gunawan" adalah nama ayah Larissa.
“Masya Allah terima kasih udah kasih tau. Tapi Gunawan bukan nama suami aku tapi nama papih aku," terang Larissa.
Penjelasan ini mengakhiri spekulasi yang beredar dan memberikan klarifikasi yang jelas tentang perubahan nama yang telah dilakukan oleh Larissa. suara.com
