Dokter Forensik Bongkar Fakta Sianida di Sampel Gelas Kopi Mirna, Satu Cafe Olivier Bisa Pingsan. Nahloh!


 Ahli forensik, dr. Djaja Surya Atmadja mengungkapkan bahwa sianida bisa tercium oleh seseorang, meski hanya satu miligram yang dimasukan ke dalam makanan atau minuman. Sehingga, Wayan Mirna Salihin seharusnya bisa mencium jika memang ada aroma tak biasa dari kopi yang diminumnya kala itu.

"Kalau dia ada 1 mg per liter aja, 84 persen orang Indonesia itu bisa nyium. Saya tuh peneliti sianida, saya yang yang melakukan penelitian. Satu miligram per liter itu dia akan kecium, tapi kalau 10 mg/liter dia cium pasti mabok," ujarnya, Jumat 6 Oktober 2023.

"Makanya kalau mau ngetes itu, dites antara 2 sampai 3 mg, dibikin, terus dia cium. Kalau dia enggak bisa nyium, berarti memang dia termasuk orang yang defisit. Itu kalau dia enggak bisa nyium, kebayang enggak kalau saya taruh misalnya sianida di kopi atau di mana, kamu enggak bakal nyium tapi kamu bisa mati, tetapi kalau kamu bisa nyium, kamu enggak bakal makan itu," tutur dr. Djaja Surya Atmadja menambahkan.

Dia menuturkan bahwa di Indonesia, ada 16 persen orang yang termasuk defisit atau tidak bisa mencium bau sianida. Namun, jika dia bisa mencium, kadar 1 miligram saja bisa langsung tercium.

TemuaN 7.400 Mg Sianida di Sampel Gelas Mirna

Apalagi, jika kadarnya tinggi seperti dalam sampel gelas Wayan Mirna Salihin yang dihadirkan di pengadilan. Di dalamnya, diklaim ada temuan 7.400 miligram Sianida.

"Tahu ya di dalam gelasnya itu, di sampelnya itu 7.400 mg. Nah makanya pada waktu sidang dia bilang 'ini ada sianida segini', saya bilang 'Pak kalau ada sianida segitu, semua bisa cium, pingsan semua (di Cafe Olivier)'," kata dr. Djaja Surya Atmadja.

Dia menjelaskan bahwa dengan kadar sebesar itu, pasti orang-orang yang ada di Cafe Olivier pada saat kejadian bisa menciumnya. Meski, Wayan Mirna Salihin termasuk ke dalam golongan 16 persen dan tidak bisa mencium sianida, pengunjung lain pasti bisa menciumnya.

"Pasti gejala semua, bisa collapse semua. 10 mg aja bisa bikin orang mabok-mabok kok, apalagi ini 7.400," ucap dr. Djaja Surya Atmadja.

Tidak hanya aromanya yang langsung tercium meski kadarnya sedikit, dia menekankan bahwa titik didih sianida sangatlah rendah. Sehingga, bisa dengan mudah menguap dan menyebar ke seluruh ruangan jika kadarnya tinggi.

"Asal tahu aja, sianida itu titik didihnya berapa? 26,5 derajat Celcius. Artinya titik Didihnya segitu, kalau suhunya ini di angka 20 aja itu udah nguap ke mana-mana," ujar dr. Djaja Surya Atmadja.

"Kalau pun sedikit, kalau mau mati, masuknya 150 mg. Nah 150 mg kalau dimasukin ke lambung yang isinya penuh air aja kan berarti 150 mg per liter itu 150 PPM, pasti mabok semua dong orang sekitar situ, dan dr. Slamet yang melakukan pembukaan (tubuh mirna) pasti mabuk juga dong," tuturnya menambahkan, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal Youtube dr. Richard Lee, MARS, Sabtu 7 Oktober 2023.***




@info_mr.dy Dr Djaja Surya Atmadja tentang sianida dimasukkan ke dalam gelas dan di dalam ruangan tertutup #drdjajasuryaatmadja #sianida #mirna #icecold #icecoldmurdercoffeeandjessicawongso #sidang #persidangankasusmirna @faktadunia ♬ Very Sad - Enchan

Post a Comment

Previous Post Next Post